Tampilkan postingan dengan label Social. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Social. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Januari 2016

4G Belum Tuntas, ZTE Mau Bawa 5G ke Indonesia


JAKARTA  – Belum setahun para pengguna Internet di Indonesia mencicipi teknologi 4G. Namun ZTE mengungkapkan sudah ancang-ancang untuk melakukan uji coba pra 5G di Indonesia.
Kabar ini memang cukup mengejutkan kedatangan teknologi 5G, karena sejatinya Indonesia sendiri baru merangkak dalam mengembangkan teknologi 4G LTE. Namun ZTE memang cukup agresif ingin mengenalkan teknologi 5G di Indonesia.
Perusahaan raksasa telekomunikasi asal China ini kabarnya sukses melakukan uji coba pra 5G di negaranya pada 2015 lalu. Maka tak heran jika ZTE kelihatannya begitu cukup “pede” bisa melakukan hal serupa di Indonesia.
Pada November 2015, ZTE melakukan uji coba teknologi MIMO, Massive MIMO Antena dan Ultra-Dense Networks (UDN).
“Kami berencana akan melakukan hal serupa di Indonesia. Mudah-mudahan bisa dilakukan tahun ini,” kata Head of Solutions Department PT ZTE Indonesia Arri Marsenaldi.
Dia mengungkapkan, bahwa ZTE telah membawa Massive MIMO Antena ke Indonesia, namun ia belum bisa memastikan tanggal pasti uji cobanya. “Kami masih mencoba bekerja sama dengan operator di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Technical Director for Smartfren Project, Chen Kai Guo, menambahkan bahwa uji coba Pra 5G di Indonesia masih terkendala spektrum.
“Di Tiongkok kami bisa menggunakan 2,6 GHz, tapi di Indonesia frekuensi itu tidak digunakan untuk komunikasi. Makanya di sini kami akan menggunakan 2,3 GHz untuk uji coba Pra 5G,” kata Chen.
Terkait perangkat yang nanti digunakan, Chen mengatakan bahwa pengguna tetap bisa memakai perangkat lama 4G LTE mereka untuk menikmati pengalaman Pra 5G. “Di China kami sukses melakukan uji coba pra 5G dengan China Mobile,” jelasnya.
Teknologi 5G sendiri akan diuji coba dalam Olimpiade Musim Dingin pada 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan, dan akan resmi diluncurkan pada 2020 di Tokyo, Jepang.
Meski ZTE telah mengatakan akan memboyong teknologi 5G ke Indonesia, namun dari pihak pemerintah masih belum terlalu menanggapinya dengan serius. Bahkan Menkominfo Rudiantara beberapa waktu lalu sudah menegaskan, Indonesia saat ini belum membutuhkan teknologi 5G.
“Kita memang harus terus mengikuti teknologi, tetapi bukan berarti langsung bisa kita ambil semuanya. 5G itu masih teknologi yang akan datang. Kita harus melihat dari sisi konsumen, karena pada akhirnya, model bisnislah yang menentukan,” kata Menkominfo saat itu.
Sumber : Telset News

Senin, 18 Januari 2016

Masuk tahun baru China, Anggrek Monyet ini dipamerkan di Jepang


Merdeka.com - Tahun baru China terkenal dengan tahun dengan nama-nama berbagai hewan, seperti tahun tikus, lembu, naga, ular, monyet, dan masih banyak lagi. Nah di tanggal 8 Februari 2016 nanti, merupakan tahun baru China, yaitu Tahun Monyet.
Karena tahun 2016 merupakan Tahun Monyet, pada bulan Desember 2015 lalu, ada sebuah pameran yang menampilkan berbagai bunga anggrek berbentuk monyet. Bentuknya yang unik dan mirip sekali dengan wajah monyet, membuat Dracula Simia ini dikenal dengan sebutan anggrek monyet.
Anggrek Monyet CCTV News Facebook 
Bunga-bunga ini memang tidak memiliki bentuk dan warna yang sama persis, namun secara keseluruhan sangat mirip dengan monyet. Anggrek ini sebenarnya berasal dari pegunungan Ekuador, Kolombia, dan Peru, namun diperlakukan istimewa oleh penduduk Jepang.
Bau anggrek monyet ini seperti bau jeruk matang yang menyengat. Sehingga, pengunjung pameran di Jepang pasti sangat akrab dengan bau bunga ini. Pameran yang berakhir pada 12 Januari 2016 kemarin banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara.





Anggrek Monyet CCTV News Facebook
Sumber : Merdeka.com

Senin, 11 Januari 2016

Miris, bocah ini bangga pamerkan kondom di medsos



Merdeka.com - Banyak momen indah yang dijadikan bahan untuk diposting ke media sosial. Berbeda dengan orang kebanyakan, remaja ini malah memosting kondom hadiah dari kawannya ke Facebook miliknya.

Dikutip dari Kaskus, Senin (11/1), pemuda ini mengaku mendapatkan kado ulang tahun di usianya ke-18. Kado tersebut berupa kondom.

"Yak katanya udah 18 tahun udah boleh bercinta dan ini kado dari as*** wkwkwk, disuruh post di path kata as*** kadonya wkwkwk kodom :)) thankyou bol xxx *Ngakak," tulisnya.

Sebenarnya, dia hanya diminta untuk memosting foto tersebut di akun Path miliknya. Tampaknya pemiliknya tak sadar tulisannya itu ikut tersebar di Facebook.
Sumber : merdeka.com